Amlapura-TM- DPC PDIP Karangasem
Buntut dari sikap kengototan anggota fraksi PDIP Karangasem berimbas pada upaya sejumlah parpol untuk mengajukan rolling alat kelengkapan di DPRD Karangasem. Bahkan sejumlah partai ini sudah bergabung menjadi koalisi besar hanya untuk menjegal kader-kader PDIP yang selama ini menduduki posisi ketua pada alat kelengkapan dewan. Wacana sejumlah parpol untuk berkoalisi itupun ditanggapi ketua fraksi PDIP, I Gede Dana.

Ketua DPC PDIP I Gede Dana
Politisi asal Desa Datah ini mengaku tidak ambil pusing kalaupun sejumlah parpol yang berencana melakukan koalisi besar itu yang bertujuan untuk menjegal kader-kader PDIP menduduki posisi ketua pada alat kelengkapan dewan. Gede Dana menegaskan, pihaknya siap tidak mendapat jatah sebagai ketua alat kelengkapan dewan. “Teman-teman di PDIP sudah siap kok kalaupun mereka berkoalisi untuk menjegal kita,” kata Gede Dana.
Gede Dana menenggarai, keputusan sejumlah parpol membentuk koalisi besar itu tidak lepas dari kerasnya anggota fraksi PDIP mengkritisi kebijakan bupati Karangasem dalam melakukan mutasi terhadap PNS. Dalam pansus yang diketahuinya itu, anggota fraksi PDIP menginginkan agar mutasi dilakukan sesuai aturan yang berlaku. “Semuanya berawal dari kritikan kita terhadap kebijakan mutasi,dengan mendorong membentuk pansus ASN,” katanya.
Meski ditinggal oleh parpol yang selama ini diajak berkoalisi di DPRD Karangasem, Gede Dana mengatakan bakal tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah sepanjang programnya tidak mementingkan masyarakat. Artinya, kata Gede Dana, PDIP akan tetap bersama masyarakat Karangasem dalam melakukan pengawalan terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. “PDIP akan lebih nyaman bersama-sama rakyat, kami tidak takut ditinggal parpol lain,asal tidak ditinggal rakyat,” pungkasnya. (Admin).
