Retribusi Pariwisata Harus Menjadi Perhatian Pemkab Karangasem

Amlapura-TM DPC PDIP Karangasem
Ditengah kian curat marut galian C di Karangasem yang membuat menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus disikapi dengan segera. Pemkab Karangasem harus dituntut bekerja keras agar PAD karangasem tidak turun drastic. Salah satunya dengan menggenjot pendapatan dari sector pariwisata yang saat ini menjadi penopang penghasil PAD kedua setelah galian C. Salah satunya,adanya tempat wisata baru yang semestinya bisa di tarik retribusinya untuk mendongkrak PAD Karangasem.

Gede Dauh Suprapta

Anggota Fraksi PDIP DPRD Karangasem I Gede Dauh Suprapta

Anggota DPRD asal Fraksi PDI Perjuangan,I Gede Dauh Suprapta mengatakan,pemkab Karangasem sudah saatnya melirik tempat wisata yang selama ini belum pungut retriusinya. Politisi asal Desa Tianyar Barat ini mencontohkan,adanya dua rumah pohon di Karangasem,yakni di lingkungan Temega,kelurahan Padangkerta dan di Desa Batudawa,kecamatan Kubu,sampai saat ini masih belum dipungut retribusi.

“Ditengah kondisi keuangan Karangasem saat ini,sector pariwisata harus digenjot,” kata Dauh Suprapta.

Potensi retribus di obyek wisata itu kata Dauh Suprapta sangat menjanjikan. Setiap harinya,ratusan wisatawan mengunjungi tempat tersebut dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 10 ribu. Padahal kalau pemkab Karangasem jeli,retribusi yang dihasilkan juga cukup besar. “Sangat disayangkan kalau potensi yang kita miliki terbuang percuma,” katanya lagi.

Sebagai wakil rakyat,pihaknya pun akan sangat siap mendorong jika ada keinginan dari pemkab Karangasem untuk melakukan pungutan retribusi. Tidak saja di kedua tempat itu,tetapi obyek –obyek wisata yang saat ini belum di garap secara maksimal. “Regulasinya harus dibentuk terlebih dahulu agar bisa melakukan pungutan retribusi,kalau memang perlu pemkab Karangasem juga harus banyak belajar ke daerah lain yang telah memiliki aturan terkait itu,” kata Dauh Suprapta yang juga anggota komisi III DPRD Karangasem. (admin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *